Guru SD Jokowi mungkin tidak pernah menyangka kalau salah satu peserta didiknya akan menjadi presiden ke 7 RI

.

Guru SMP SBY pun mungkin tidak pernah menyangka kalau salah satu peserta didiknya akan menjadi presdiden ke 6 RI

.

Guru-guru kita tidak pernah menyangka akan jadi seperti apa anak didiknya dimasa yang akan datang, mereka mengajar dan mendidik kita dengan ikhlas dan hanya berharap kita semua menjadi pribadi unggul dimasa depan.

.

Hari ini seharusnya menjadi hari yang istimewa bagi setiap guru yang ada dibelahan dunia manapun, karna hari ini adalah hari guru sedunia atau ‘world teachers’ day yang pada tahun ini mengangkat tema “Teachers at the heart of education recovery” di indonesi kita memperingati hari guru sebanyak 2 kali yaitu pada tanggal 5 september sebagai hari guru sedunia dan 25 November Hari guru nasional

.

Guru merupakan sosok dengan tugas mulia, mencerdaskan kehidupan bangsa, mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Sesuai dengan yang tecantum pada tujuan pendidikan Nasional.

.

Dengan tugas mulia tersebut sepatutnya para guru mendapatkan perhatian lebih dalam kesejahteraan kehidupannya. Namun sayangnya hal itu belum sepenuhnya terwujud di negeri kita tercinta Indonesia.

.

Di satu sisi perkembangan kecanggihan teknologi menuntut guru untuk selalu meng-upgrade kemampuan dan kreatifitas agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik. Terlebih lagi pada masa pandemi COVID-19 ini, dengan ketidak pastian kondisi yang selalu berubah-ubah status kedaruratannya, lagi-lagi guru juga didorong untuk terus berinovasi dalam penyelenggaraan pendidikan yang efektif dimasa pandemi ini.

.

Sungguh tidak adil kalau kita menengok di beberapa pemberitaan tentang upah yang diterima khususnya oleh mereka yang berstatus guru honorer, upah yang diterima terkadang jauh dari kata layak, bahkan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Pekerjaan serius yang dilakoni sehari-hari berbalas dengan upah yang sekedarnya. Jangan heran jika kelak generasi kedepan sudah tidak ada lagi yang mau menjadi guru dan lebih memilih profesi lain.

.

Kesejahteraan guru menentukan masa depan sebuah bangsa, nampaknya paradigma tersebut lebih diamini oleh negara-negara lain. Betapa mereka memposisikan peran penting guru menjadi elemen dasar dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) paralel dengan memajukan negaranya.

.

Sebut saja contohnya Jepang, kita semua tahu bahwa Jepang merupakan potret Negara yang sangat menjunjung tinggi ilmu pengetahuan sehingga tak heran negara yang termasuk rataan IQ tertinggi di dunia ini banyak menyumbang penemuan teknologi yang berguna bagi kehidupan banyak orang di dunia. Pada tahun 1945 ketika negara Jepang luluh lantah kalah dalam perang dunia ke -2 melawan sekutu, puncaknya pada saat Kota Hiroshima & Nagasaki di bom atom, Jepang segera bangkit dengan melakukan langkah awal sederhana yakni mendata berapa banyak guru yang masih mereka miliki.

Contoh lain adalah Negara Turki. Pemerintah Turki tahu betul bagaimana membuat negaranya menjadi terpandang. Kini Turki menjadi kiblat baru ilmu pengetahuan di dunia. Banyak universitas di Turki yang menjadi destinasi utama untuk dikunjungi oleh pelajar di seluruh dunia. Bahkan mereka bisa mengenyam pendidikan di sana secara gratis melalui program-program beasiswa yang diadakan pemerintah Turki. Tak sampai di situ kebijakan lain pemerintah Turki yakni membuat aturan tentang besaran gaji guru, termasuk yang tertinggi di antara profesi lainnya. Beberapa resep yang mungkin bisa menjadi jawaban mengapa Turki kini menjadi negara Adidaya baru yang siap bersaing dengan negara Amerika & negara China.

.

Tampaknya negara kita harus belajar banyak dari 2 negara tersebut. Peran penting pemerintah dalam hal ini sangat diharapkan kebijakan-kebijakannya lebih berpihak kepada dunia pendidikan khususnya mengenai kesejahteraan para guru, yang telah mewakafkan hidupnya demi kemajuan bangsa. Tidak akan ada presiden kalau bukan karena jasa guru, tidak akan ada menteri kalau tidak ada guru, Indonesia tidak akan menjadi negara maju kalau mengabaikan perang penting seorang guru.

.

Besar juga harap agar kota serang bisa lebih memperhatikan kesejahtraan guru, bukan hanya guru pendidikan formal tapi guru pendidikan nonformalpun harus terperhatikan kesejahtraannya. data guru yang kami dapatkan dikota serang sebanyak 3.570 guru ngaji, 7.752 yang tercatat di dapodik kemendikbud dan 567 yang tercatat di kemenag. Irfan Rahman Firdaus (penulis)

Kami Dari Kepemudaan DPD PKS Kota Serang Mengajak Seluruh Kader Muda dan Pemuda Di Kota Serang

Mengucapkan terimakasih kepada semua guru yang telah berupaya memberikan pendidikan terbaik untuk peserta didiknya

Mengajak seluruh kader muda untuk mengapresiasi pengorbanan dan jasa para guru

Mengajak seluruh kader muda untuk menjadi seorang murid yang berbakti terhadap guru

Mengajak seluruh kader muda untuk bersilaturahim kepada guru

Mengajak seluruh kader muda untuk memberikan hadiah untuk guru

Semoga Allah SWT memeluk erat para guru dan menjaganya dalam sehat dan kemurahan rezeki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *